Sejarah Universitas Darunnajah
Program Studi Administrasi Bisnis merupakan salah satu program studi yang ada di Universitas Darunajah, dalam sejarahnya tidak bisa dilepaskan dari sejarah Pondok Pesantren Darunnajah yang didirikan oleh KH. Abdul Manaf Mukhayyar, Drs. Letkol (Purn) H. Komaruzzaman, dan Drs.K.H. Mahrus Amin. Dalam perjalanannya dituliskan beberapa fase, fase pertama pertama dengan periode cikal bakal (1942-1960), periode perintisan (1961-1973), periode pengembagan (1987-1994), periode dewan nazir (1994-sekarang).
Dalam periodesasi tersebut, tercatat mulai lahirnya perguruan tinggi Darunnajah masuk ada periode pengembangan tanggal 3 Agustus 1986 dengan nama Ma’had ’Aly. Dalam perjalannya berubah nama menjadi Institut Agama Islam Darunnajah (IAID), berubah menjadi Sekolah Tinggi Syariah Darunnajah (STISDA), pada tahun 2000 berbah nama menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam Darunnajah (STAIDA) dengan prodi Manajemen Pendidikan Islam (MIP), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD).
Pada tahun 2015, diinisiasi oleh Ketua Umum Yayasan Darunnajah K.H. Saifuddin Arief untuk merubah status STAIDA menjadi universitas. Langkah yang dilakukan dengan mendirikan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Darunnajah dengan Program Studi Administrasi Bisnis yang mendapatkan izin operasional pada tahun 2020. Al-hamdulillah, proses yang panjang tersebut akhirya berbuah manis dengan lahirnya Surat Keputusan Pendirian Universitas Darunnajah nomor 419/E/O/2022 pada tanggal 10 Juni 2022.
Universitas Darunnajah dengan 10 program studi yang ada di Universitas dikelompokkan menjadi tiga fakultas, yaitu
Fakultas Agama Islam (FAI) dengan empat prodi;
1. Manajemen Pendidikan Islam;
2.Hukum Keluarga Islam;
3. Pendidikan Islam Anak Usia Dini;
4. Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah.
Fakultas Bisnis (FB) dengan tiga prodi;
1. Administrasi Bisnis;
2. Kewirausahaan;
3. Bisnis Digital;
Fakultas Sains dan Tekonogi (FST) dengan tiga prodi;
1. Sains Aktuaria;
2. Rekayasa Perangkat Lunak;
3. Sistem dan Teknologi Informasi.

