Jakarta – Semangat untuk memperkuat tata kelola lembaga pendidikan Islam terus digaungkan di Universitas Darunnajah (UDN). FGD yang menghadirkan Prof. Dr. H. Abuddin Nata, M.A., sebagai pembicara kunci menekankan pentingnya mengelola pesantren dengan pendekatan manajemen modern tanpa kehilangan jati diri nilai keislamannya. Rektor UDN, Dr. Much Hasan Darojat, juga menegaskan fokus pada pengembangan keilmuan yang menjawab kebutuhan riil pesantren.
Sinergi Keilmuan: Administrasi Bisnis untuk Lembaga Unggul
Merespon hal ini, Program Studi Administrasi Bisnis Fakultas Bisnis UDN menyatakan kesiapan untuk bersinergi. Keilmuan inti di bidang Manajemen Strategis, Tata Kelola Organisasi/Manajemen Organisasi (corporate governance), Manajemen Kualitas, Manajemen SDM, Pemasaran Jasa, dan Kewirausahaan yang dimiliki oleh Prodi Administrasi Bisnis dinilai sangat relevan untuk menjawab tantangan yang diangkat dalam diskusi.
“Pesantren dan lembaga pendidikan Islam adalah organisasi yang kompleks. Untuk menjadi unggul dan berkelanjutan, mereka tidak hanya membutuhkan nilai-nilai spiritual yang kokoh, tetapi juga tata kelola yang profesional, perencanaan strategis yang matang, dan model bisnis yang inovatif agar dapat mandiri secara finansial,” ujar pernyataan dari pimpinan Prodi Administrasi Bisnis. “Inilah ruang kontribusi konkret yang dapat kami berikan.”
Komitmen dalam Aksi: Dari Diskusi ke Implementasi
Komitmen Prodi Administrasi Bisnis ini sejalan dengan visi universitas untuk mengembangkan keilmuan yang kontekstual. Langkah nyata yang sedang direncanakan antara lain:
1. Kolaborasi Riset dan Pengabdian Masyarakat: Melakukan penelitian terapan dan program pendampingan untuk membantu pesantren dalam menyusun business plan, mengoptimalkan pengelolaan unit usaha, dan membangun sistem keuangan yang transparan.
2. Pengembangan Kurikulum Responsif: Mengintegrasikan studi kasus dan konsep social entrepreneurship berbasis pesantren ke dalam mata kuliah, mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi profesional yang memahami kedua dunia.
3. Forum Bersama: Menginisiasi diskusi lintas program studi yang melibatkan praktisi pesantren untuk mendesain solusi manajerial yang tepat guna.
Dengan langkah ini, Program Studi Administrasi Bisnis tidak hanya berperan sebagai pencetak tenaga profesional untuk sektor korporat umum, tetapi juga aktif membangun ekosistem pengetahuan untuk menguatkan pondasi ekonomi dan manajemen lembaga-lembaga Islam tradisional seperti pesantren, mendukung mereka agar tumbuh sebagai lembaga yang unggul, inovatif, dan berkelanjutan di era modern.




