Jakarta, 29 September 2025 – Pada Wisuda ke-26 Universitas Darunnajah yang digelar pada 27 September 2025 di Aula Serbaguna, Jakarta Selatan, Prof. Dr. H. M. Din Syamsuddin, MA, anggota Dewan Penyantun Universitas Darunnajah, memberikan pesan mendalam kepada 166 lulusan. Mengutip filsuf René Descartes yang menyatakan, “Cogito Ergo Sum” (Aku berpikir, maka aku ada), Prof. Din mengubahnya menjadi “Significo Ergo Sum”, yang berarti “Aku ada karena aku bermakna”.
Dalam sambutannya, Prof. Din menekankan bahwa keberadaan manusia bukan sekadar menjalani hidup, tetapi harus memberikan arti dan manfaat bagi sesama. Beliau mengajak para lulusan untuk terus belajar dan berkiprah dalam kehidupan, serta mengembangkan diri melalui pendidikan lanjutan, baik S2 maupun S3.
Prof. Din juga memberikan apresiasi kepada Presiden, Rektor, dan Pimpinan Universitas Darunnajah atas jerih payah mereka dalam membawa universitas ini meraih berbagai prestasi. Pada usia yang masih muda, Universitas Darunnajah telah menjalin hubungan kerja sama dengan berbagai universitas di dalam dan luar negeri, serta menjadi anggota dari Asosiasi Universitas-Universitas Islam Sedunia.
Selain Prof. Din Syamsuddin, acara wisuda juga dihadiri oleh Ketua MPR RI, H. Ahmad Muzani, Presiden Civilization Exchange and Cooperation Foundation (CECF), Prof. Dr. Imam Bashar Arafat, dan Gubernur Papua Barat Daya. Dalam sambutannya, Ahmad Muzani menekankan pentingnya akhlak mulia berdampingan dengan ilmu pengetahuan, serta mengapresiasi Universitas Darunnajah yang membina mahasiswa dan sarjana yang berilmu dan berakhlak mulia.
Wisuda kali ini menjadi momentum penting bagi Universitas Darunnajah dalam mewujudkan visi sebagai lembaga pendidikan yang menghasilkan lulusan berkualitas dan berdaya saing global. Dengan semangat “Berilmu, Berakhlak, dan Bermakna”, para lulusan diharapkan dapat membawa cahaya kebaikan dan kebermanfaatan bagi masyarakat luas. – RFS




