Jakarta, 16 Januari 2024 – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Darunnajah mengadakan kegiatan pembinaan dosen dalam rangka peningkatan pemahaman dan pengelolaan Hak atas Kekayaan Intelektual (HKI). Acara ini berlangsung di Universitas Darunnajah dan dihadiri oleh sejumlah dosen dari berbagai fakultas.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman dosen mengenai pentingnya HKI dalam dunia akademik, khususnya dalam penelitian dan inovasi yang dilakukan oleh civitas akademika. Dalam pembinaan ini, para dosen diberikan pemahaman mendalam terkait berbagai bentuk HKI, seperti hak paten, hak cipta, merek dagang, dan desain industri.
Ketua LP2M Universitas Darunnajah, Rokimin, M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penting bagi dosen untuk melindungi hasil karya intelektualnya melalui pendaftaran HKI. “Kami berharap pembinaan ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas mengenai bagaimana HKI dapat dimanfaatkan sebagai perlindungan hukum dan sekaligus sebagai pengakuan atas inovasi yang telah dihasilkan oleh para akademisi,” ujarnya.
Selain pemaparan teori, kegiatan ini juga diisi dengan sesi diskusi interaktif dan praktik pengajuan HKI. Para peserta diberikan panduan tentang prosedur pendaftaran HKI, persyaratan yang diperlukan, serta manfaat yang dapat diperoleh setelah mendapatkan perlindungan hukum atas hasil karya mereka.
Salah satu peserta, Engga Jalaludin, M.M, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi dosen dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya HKI. “Kami mendapatkan pemahaman yang lebih jelas tentang bagaimana melindungi hasil riset dan inovasi kami agar tidak disalahgunakan oleh pihak lain,” tuturnya.
LP2M Universitas Darunnajah berkomitmen untuk terus mendukung para dosen dalam meningkatkan kapasitas akademik dan profesional mereka, termasuk dalam aspek perlindungan hak intelektual. Dengan adanya pembinaan ini, diharapkan semakin banyak dosen yang terdorong untuk mengurus HKI atas karya ilmiah dan inovasi yang mereka hasilkan.
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis Universitas Darunnajah dalam mendukung peningkatan kualitas penelitian dan inovasi yang dihasilkan oleh para akademisi, sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia.




